Langsung ke konten utama

BOSAN JADI MANUSIA

Sekarang saya lagi suka mendengarkan lagu milik Payung Teduh kalau nggak salah. Hhehehe..
Nah itu mereka punya lagu bagi saya sangatlah keren, apalagi lagu yang menceritakan tentang penderitaan yang dialami gunung dan kesenangan yang dialami oleh lautan. Tak peduli apapun judulnya, yang pasti saya sangat suka. InsyaAllah kalau nggak salah liriknya seperti ini.

"Tak pernah aku mendengar gunung menangis,
biarpun Matahari, membakar tubuhnya..
Dan tak pernah aku melihat laut tertawa,
biarpun kesejukan bersama tariannya.."

Kira-kira begitu lagunya, seperti menceritakan bagaimana manusia sangat tidak peduli akan gunung yang begitu menderita. Teriknya matahari yang tak pernah bosan meneragi dan membakar selururh tubuhnya, namun ia ia tak pernah menangis. Bagaimana dengan kita???
kemudian di Laut, banyak orang menikmati suara ombak dan angin kerasnya, namun sampah masih bertebaran dan ombak dipermainkan. Bagaimana dengan kita??
Seandainya waktu kalian untuk menjadi manusia habis, mau jadi apakah kalian?? Gunung yang besar dan banyak manusia yang merasakan kedinginan disana, namun ternyata sang gunung dengan rela memberikan manusia-manusia konyol itu kesejukan guna menutupi penderitaannya menghadap sang mentari yang panas dan kejam. Apakah akan menjadi laut?? tempat yang menyenangkan, namun ia selalu dipermainkan dan dinodai dengan sampah-sampah dan airnya yang mensucikan semua hewan laut dipermainkan.
Masihkah kalian bosan menjadi manusia???

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TOLE EPS.2 : Bertindak tanpa berpikir

kembali berpikir kenapa sapaannya terhadap wanita selalu berakhir dengan kemarahan dan tamparan kepadanya. Dia bertanya kepada sahabat karibnya, Bejo. "Jo, kenapa mereka selalu marah kepadaku? " "Mungkin karena muka kau jelek Le. Coba deh kau pakai topeng artis korea, pastilah mereka suka." jawab Bejo asal. sejenak Tole menyalakan kamera depan handphonenya dan dia mulai menyadari ucapan si Bejo. "Benar kau Jo. besok biar aku coba." Bejo belum menyadari kalau ucapannya dianggap serius oleh Tole. **** Keesokan harinya**** "Halloo cantik.." sapa Tole yang ditanggapi wanita yang disapanya dengan senyum dan tawa. "Berhasil.. mereka tersenyum.." sorak Tole dalam hati. kemudian ia menuju maria, pujaan hatinya. Dia tidak sadar bahwa semua mata menuju padanya. "Hai cantik.." sapa Tole dengan lembut. Namun sayang, pujaan hatinya tidak menanggapi dan pergi meninggalkannya. "Maria, apakah aku masih terlihat buruk." ter...

AKU

Lelah terasa kala diri berpura-pura menjadi orang lain. Dengan bangga orang menampilkan sosok orang lain dalam dirinya. Memang terlihat bagus, tapi lihat dirimu boy? Berkacalah, kau siapa? Kau adalah tiruan boy. Jadilah dirimu yang original boy. Itu lebih menyenangkan. Kalau tak tahu bagaimana dirimu dan seperti apa dirimu, cari tahu. Pergilah, cari dirimu. Lihatlah aku boy, walau tak satupun yang memandangku baik. Aku yakin ada yang mengerti siapa kita boy. Bacalah aku!! Banggalah dengan dirimu!! Temukan Prinsipmu!! Kemudian, kau akan menemukan siapa yang Ikhlas dan tulus menemani langkahmu. Kau akan temukan itu saat kau jadi dirimu sendiri boy. "Taubatnya Mamad Koplak" oleh Dani Die Harga Rp. 42.000,- Temukan di www.kinobookstore.com Atau pesan via facebook : Dani Yo Danis Bisa juga melalui twitter : @daniyodanis1

TOLE. EPS.1

Roberto Tole, seorang remaja konyol dengan sejuta tawa. Suatu Sabtu di sekolah, ia berjumpa dengan seorang gadis cantik yang jutek dengan wajah manis, putih, dan sepertinya gurih. Bagaimana tidak, dilihat saja sepertu kue putri salju. Tole penasaran dengan kondisi temannya yang cantik ini. Setiap disapa, ia selalu marah dan seperti ingin memutilasi Tole atau mungkin karena ia lapar. Perpustakaan adalah tempat tujuan si cantik. "Hai Maria... Kamu kelihatan gurih deh.." Sapa Tole. "Kurang ajar. PLAKK!!!" Begitulah cara Tole menyapa Maria si Cantik. nantikan cerita singkat Tole berikutnya.